Menu Tutup

Tips Cara Mendidik Anak Usia 5 Tahun, Yuk Ketahui!

Seiring berjalannya waktu, usia si kecil juga akan semakin bertambah dan kalian sebagai orangtua harus memahami perkembangan yang terjadi pada dirinya.

Memasuki usia 5 tahu berarti anak – anak sedang berada di fase terakhir yang disebut dengan balita. Perlu disadari bahwa di usia 5 tahun, anak – anak sudah mulai memperhatikan karakteristiknya mulai dari semakin aktif hingga senang mengeksplorasi lingkungan sekitarnya termasuk di rumah.

Tak jarang, semakin bertambah usianya membuat anak – anak semakin sulit diatur dan diajak berkompromi.

Jika si kecil sudah berumur 5 tahun, kalian tak perlu bingung lagi saat ingin mendidik karakternya sesuai dengan usia perkembangan karena di bawah ini kami akan memberikannya untuk kalian.

1.Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Dimulai Sejak Usia Dini

1.Mengembangkan Kecerdasan Spiritual Dimulai Sejak Usia Dini

Bicara mengenai kecerdasan spiritual tentu sangat dibutuhkan oleh setiap orang apalagi perlu diajarkan ke anak-anak sejak usia dini. Tujuan mengajarkan kecerdasan spiritual agar anak-anak memiliki kepekaan batin dan jiwa terhadap dirinya sendiri, maupun orang lain.

Selain itu, anak seusia 5 tahun perlu diajarkan mengenai Tuhan sebagai sang Pencipta. Setidaknya ini berguna agar anak kalian memiliki hubungan spiritual yang baik sedari kecil.

Kecerdasan spiritual ini bisa diperkenalkan dengan mengajarkannya cara berdoa sebelum makan. Lalu ajarkan juga cara bersyukur kepada sang Pencipta atas kebahagiaan yang diterima si Kecil hari ini.

Perlu disadari ketika kecerdasan spiritual sudah pelan-pelan didapat oleh anak kalian di usia dini, maka mampu memberikan berbagai manfaat positif antara lain:

  • Mampu melatih kepekaan terhadap batin dan jiwa.
  • Menciptakan anak menjadi pribadi yang berkarakter atau memiliki ciri khas sendiri.
  • Melatih kepribadian anak dalam memiliki sikap empati, simpati serta belas kasih terhadap orang sekitarnya.  
  • Mampu memahami kemampuan yang ada dirinya dan semakin meningkatkan kelebihannya menjadi lebih maksimal.
  • Membantu anak belajar untuk membuka pikiran dan wawasan baru, sehingga menciptakan sosok yang dapat bersikap bijaksana dalam mengambil segala tindakan.

2.Belajar Menyayangi Membantu Anak Menumbuhkan Rasa Cinta Kasih Kepada Sesama

2.Belajar Menyayangi Membantu Anak Menumbuhkan Rasa Cinta Kasih Kepada Sesama

Di usia anak yang sudah masuk 5 tahun, kalian dapat mulai mengajarkannya untuk belajar sayang dan menumbuhkan rasa cinta kasih kepada sesama.

Pelajaran ini sangatlah penting dimulai sejak dini termasuk diawali saat bersama keluarga, sehingga tanpa disadari anak semakin belajar dan mengembangkan rasa cinta kasih ini kepada orang lain.

Mulailah untuk mengajarkannya dari tindakan-tindakan kecil seperti memberikan sebuah pelukan atau ciuman hangat. Kalian pun dapat mengajarkan untuk bisa saling peduli satu sama lain apalagi saat adik atau kakaknya sedang mendapat masalah.

Untuk mengajarkan pembelajaran berharga ini, kalian sebagai orangtua dapat memulainya terlebih dulu dengan memberikan contoh terlebih dahulu.

Tak ada salahnya untuk memperlihatkan bentuk cinta kasih tersebut terhadap si Kecil yang sudah berumur 5 tahun.

Contoh positif ini setidaknya dapat membantunya bisa mengekspresikan diri, peduli hingga mau menunjukkan bentuk cinta kasihnya kepada orang lain.

3.Mengajarkan Untuk Bersikap Jujur Sebagai Modalnya Saat Dewasa

3.Mengajarkan Untuk Bersikap Jujur Sebagai Modalnya Saat Dewasa

Ketika usia si Kecil sudah 5 tahun, orangtua perlu kembali terus mengajarkan tentang bersikap jujur. Saat anak melakukan kesalahan, orangtua perlu mengingatkan agar si Kecil berusaha jujur dan meminta maaf atas segala kesalahannya.

Di usia 5 tahun biasanya anak masih memiliki sifat malu dalam mengakui kesalahannya sendiri, sehingga belajar untuk jujur itu penting.

Dengan memiliki sifat yang jujur, setidaknya ini dapat memberikan manfaat positif untuk anak. Dirinya pun dapat mengakui kesalahannya dengan lapang dada dan berusaha untuk memperbaikinya.

Cobalah mengajarkannya secara perlahan-lahan agar anak mengerti. Lalu, kalian perlu memerhatikan penggunaan bahasa yang tepat saat berbicara dengannya. Saat usia anak sudah 5 tahun, orangtua perlu berusaha untuk tidak menggunakan bahasa terlalu baku.

Nah, itulah beberapa tips yang bisa kalian terapkan untuk si kecil, terutama jika mereka masih berumur di bawah 5 tahun.

Semoga artikel ini dapat berguna dan bermanfaat terutama bagi kalian para orang tua yang saat ini memiliki anak kecil yang ingin mengajari mereka.