Menu Tutup

Ciri Tiger Parenting, Jangan Dilakukan Ya!

Tiger parenting adalah salah satu gaya pengasuhan yang kuno serta keras, biasanya gaya pengasuhan ini lebih menerapkan bagaimana orangtua mendorong anak – anak mereka agar berprestasi di sekolah serta mencapai banyak hal di usia muda. Tujuannya sudah pasti supaya anak bisa sukses nantinya. Itulah kenapa orangtua cenderung meminta mereka dan mendorong mereka melakukan yang terbaik di setiap hal. Mungkin kedengarannya bagus, tapi sebenarnya hal ini bisa mempengaruhi mental mereka secara negatif loh. Nah, lalu, apa sih ciri tiger parenting? Yuk simak di bawah ini.

1.Kompetitif

Kompetitif

Sikap kompetitif dari orangtua sebenarnya bagus untuk memenangkan sesuatu tapi kalau berlebihan juga gak baik. Orangtua biasanya punya sikap yang kompetitif karena mau anak – anak mereka jadi yang terbaik dalam berbagai hal. Di saat anak berhasil menang, orangtua ini akan sangat menikmatinya. Lalu, mereka akan kecewa kalau anak kalah atau tak jadi yang terbaik. Ini bisa membuat mereka jadi cemas loh.

2.Terlalu Banyak Mengatur

Terlalu Banyak Mengatur

Tiger parenting memang cenderung senang membuat aturan yang kaku serta ketat. Mungkin kalian tanpa sadar menetapkan aturan yang sangat banyak serta membuat anak kalian sulit menerapkannya. Saat anak tak bisa menerapkan aturan yang sudah kalian tentukan, biasanya akan membuat mereka frustasi dan melampiaskan kemarahan mereka pada anak. Akhirnya, kesehatan mental anak juga bisa jadi terpengaruh.

3.Hanya Belajar

Hanya Belajar

Orang tua yang mengusung pola asuh ini biasanya akan memberikan banyak rutinitas yang kaku dan isinya Cuma belajar tanpa bisa bermain. Saat menerapkan hal itu, anak juga sama sekali tak akan punya waktu bermain untuk bersenang – senang dengan teman seusia mereka. mereka bisa saja loh mengalami burnout karena tak punya hobi dan aktivitas yang bisa membuat mereka bahagia.

4.Sering Mengancam

Sering Mengancam

Tiger parenting juga seringkali mengancam anak agar menuruti perkataan mereka. walau tak selalu kasar seperti memukul di saat anak berbuat hal buruk, tapi bisa juga dalam bentuk tak memberikan uang jajan, tak memperbolehkan bermain, dll. Nah, ancaman ini juga bisa berdampak negatif dan bisa membuat mereka berontak loh.

5.Tak Diberi Kebebasan

Tak Diberi Kebebasan

Tiger parenting bukan Cuma menetapkan banyak aturan yang kaku serta ketat tapi sebagai orangtua juga akan selalu mengawasi anak mereka secara berlebihan. Saat anak selalu diawasi seperti itu, maka anak juga bisa jadi tak bebas dalam berkembang serta tak bisa menikmati hidup mereka. itulah kenapa tiger parenting ini adalah metode pengasuhan yang sangat tak baik untuk digunakan kepada anak. Karena mereka akan merasa kalau kerja keras yang mereka lakukan tak bisa memberikan kesenangan pada diri mereka.

Itulah ciri tiger parenting yang harus kamu tahu. Jangan sampai mendidik anak dengan cara ini ya.