Menu Tutup

Strict Parenting Bagus Tidak Sih ?

Ada banyak sekali gaya mengasuh yang dipilih oleh orang tua untuk membesarkan anak. Dari semua gaya itu, pasti ada kekurangan dan kelebihannya sendiri. Jadi, sebenarnya tak ada cara yang benar atau salah untuk setiap orangtua. Misalnya dengan memakai pola asuh yang ketat atau strict parenting. Banyak orangtua percaya kalau pengasuhan yang ketat bisa membuat lebih banyak kontrol, lebih banyak mendapat rasa hormat, serta menegakkan disiplin yang kuat. Tapi, ada pula beberapa fakta yang mengatakan kalau pola asuh ini memberi dampak buruk loh. Lalu, apa sih dampak buruk strict parenting? Yuk simak di bawah ini.

1.Memendam

Memendam

Anak yang dipaksa dan dikekang untuk mengikuti orang tuanya akan menumpuk sedikit demi sedikit marah. Hal ini dikarenakan hilangnya kesenangan dari menjadi seorang anak di usianya. Anak – anak sebenarnya mau membuat kerajinan dan ngobrol bareng teman dan berkembang dari berbagai pengalaman. Dengan orang tua yang ketat, mereka jadi tercegah untuk jadi diri sendiri sehingga memicu kemarahan yang dipendam.

2.Meningkatkan Kebiasaan Bohong

Meningkatkan Kebiasaan Bohong

Pola asuh yang ketat bisa membesarkan anak – anak yang suka berbohong loh. Pendekatan pengasuhan yang ketat bisa memperburuk siklus berbohong serta bermuka dua yang bisa mendarah daging di anak dan menyebabkan mereka jadi bermasalah di kemudian hari. Strict parenting juga mempunyai pendekatan otoritatif yang seringkali memberikan hukuman keras saat anak melakukan kesalahan. Hukuman ini bisa mendorong anak untuk jadi pembohong. Lebih baik rangkulah anak untuk bermain slot online.

3.Mengganggu Motivasi dan Kreativitas

Mengganggu Motivasi dan Kreativitas

Orangtua yang ketat biasanya akan mendikte setiap jalan yang anak mereka harus ambil. Mereka tak mendorong anaknya untuk eksplor dan tak membiarkan mereka mengekspresikan diri sendiri. Padahal, mereka merupakan individu yang penuh kreatif dan rasa may tahu. Tapi, karena dibesarkan oleh orangtua yang strict, maka kreativitas mereka jadi tak bisa di eksplor.

4.Kurang Pede

Kurang Pede

Saat seseorang dibesarkan oleh orangtua yang ketat, mereka akan dengan cepat sadar tentang dakta bahwa jika mereka patuh, maka hidup mereka akan jadi lebih mudah serta hubungan mereka dengan orangtua akan tetap harmonis. Ini akan membantu mengajari mereka untuk jadi menyenangkan bukannya memberikan pendapat.

5.Meningkatkan Risiko Depresi

Meningkatkan Risiko Depresi

Tumbuh bersama orangtua yang keras sering membuat anak merasa bahwa ada sesuatu dari mereka yang tak dicintai dan tak bisa diterima. Ada di lingkungan di mana mereka diberikan hukuman yang keras serta batasan yang ketat bisa jadi sangat tak sehat untuk mereka. karena ini bukanlah lingkungan dimana mereka bisa berkembang. Tingkat depresi bisa meningkat di antara anak dengan orangtua yang menjalani strcit parenting karena mereka biasanya merasa tak nyaman serta tak bahagia di rumah mereka sendiri.

Itulah beberapa kekurangan strict parenting yang harus kamu tahu. Semoga bermanfaat.